oleh

Teten Siapkan 8 Program Bagi Koperasi dan UMKM Terdampak Corona

-Bisnis-16 views

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membahas masalah suhu sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan suhu badan untuk tamu yang diundang terkait dengan rencana penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO / Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyiapkan program khusus koperasi UMKM di Tanah Air yang terdampak virus corona .

“Yang pertama, kami meminta stimulus daya beli produk UMKM dan koperasi. Ini sudah disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan diserahkan angkanya sekitar Rp2 triliun untuk sementara ini, ”kata Teten Masduki  melalui keterangan tertulis, Jumat 3 April 2020.

Program kedua, Kementerian mendukung dan mengefektifkan interaksi sosial atau sosial jarak, tetapi dalam waktu bersamaan warung-warung tetap bisa berjalan dengan baik usahanya. Teten menjelaskan, program ini menambahkan warung-warung di sekitar rumah akan mendapatkan suplai kemudian menjajakan dagangannya ke ke tetangganya melalui daring.

“Kami punya program belanja di warung, tetangga bekerja sama dengan 9 BUMN Klaster Pangan dan kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan sosial,” lanjut Teten. “Onlinenya sederhana, nanti warung bisa mengantarkan belanjaan ke rumah masing-masing masing-masing.”

Program ketiga, program restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro, kata Teten, hingga saat ini kebijakan tersebut masih dibahas dengan Kementerian Keuangan. Program Keempat, restrukturisasi kredit yang khusus untuk koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Selanjutnya yang mendukung, pihaknya akan mendorong penyediaan topeng untuk semua, baik tenaga medis atau masyarakat, antara lain dengan mendorong gerakan penggunaan topeng kain buat siapa saja yang memerlukan perlindungan di rumah dan mengajak UMKM di berbagai daerah untuk memproduksinya.

Sementara program keenam, Teten disetujui memasukkan sektor mikro yang diminta cukup banyak dan paling rentan terdampak COVID-19 dalam klaster penerima kartu pra kerja untuk pekerja harian.

”Ketujuh, ini yang juga penting, yaitu bantuan langsung tunai. Budgetnya sedang disusun oleh Kementerian Keuangan tetapi kami bisa menjadi salah satu penyalur dari bantuan langsung ini yang sebenarnya merupakan bantuan sosial yang dilengkapi, ”kata Teten Masduki.

Kemudian program kedelapan terkait dengan pajak di mana pihaknya mengajukan relaksasi PPh 21, pajak partisipasi impor, dan PPh 25 untuk koperasi dan UMKM.

Mencari Google Artikel kedelapan Program tersebut, Teten Berharap DAPAT memitigasi Serta membawa Dampak positif bagi pelaku Koperasi dan UMKM Yang ter Dampak  virus corona.

Sumber : Tempo.co

Komentar

BERITA TERBARU